Padang Pesta Film

Memperingati Hari Film Nasional yang jatuh setiap 30 Maret, Layar Terkembang hadir dengan tajuk Film Week. Menghadirkan 24 film yang diputar di berbagai tempat di kota Padang, yang kemudian bisa menjadi sebuah ruang bagi penikmat dan pegiat film menemukan film-film nasional atau menjadi referensi melihat perkembangan film di Indonesia hari ini. Pengambilan gambar pertama Darah dan Doa (Long March of Siliwangi) pada tahun 1950 yang … Continue reading Padang Pesta Film

Turah dan Absensi Keberpihakan

Tidak bisa dilepaskan keberpihakan sebuah film, apapun jenis filmnya, maupun negatif-positif keberpihakan tersebut atau bentuk keberpihakannya yang pada umumnya bersifat propaganda. Secara tersirat maupun tersurat. Dengan keistimewaan sebuah karya audio-visual yang kuat untuk mempengaruhi penonton, tentu tidak akan disia-siakan. Namun dalam film Turah (2016), terdapat¬† absensi keberpihakan dalam ranah sinematografinya yang secara otomatis juga tidak membuat ilusi keberpihakan pada subjek. Layar Terkembang 9 Maret 2017 … Continue reading Turah dan Absensi Keberpihakan

Komunitas Film dan Ruang Apresiasi Alternatif

Terjadinya demonstrasi oleh penggiat ¬†di Korea Selatan 2015 lalu, sampai-sampai menutup bioskop-bioskop komersil, bahkan para demonstran melempar ular ke dalamnya. Karena dianggap menjadikan Hollywood sebagai anak emas, senantiasa memberikan ruang seluas-luasnya pada keluaran Hollywood. Cacatan di atas akan berlaku pula bila penggiat filem di Sumatera Barat mampu memproduksi filem secara konsisten. Dengan kualitas yang bisa menyaingi filem luar lewat segi konten, konsep maupun konteks. Minimal … Continue reading Komunitas Film dan Ruang Apresiasi Alternatif